Divonis Penyakit Kronis, Bagaimana untuk ikhlas?

Meta Data Kajian

Catatan Kajian

Ketika seseorang menghadapi ujian berat seperti vonis penyakit, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperbanyak doa dan meminta pertolongan kepada Allah. Ikhlas dan tawakal adalah ibadah level tertinggi yang hanya bisa dicapai dengan bantuan Allah.

Ketidakmampuan untuk ikhlas atau tawakal sering kali disebabkan oleh kurangnya keyakinan dan pengetahuan tentang Allah. Seseorang sulit ikhlas jika tidak yakin Allah Maha Melihat, dan sulit tawakal jika tidak yakin Allah Maha Kuat.

Untuk menenangkan hati yang guncang, ingatlah kembali betapa seringnya Allah telah menolong kita di masa lalu. Keyakinan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya adalah obat bagi kegelisahan mental.

Dalam kondisi mental yang terpuruk, sangat penting untuk berada di sekeliling orang-orang yang optimis dan berhusnuzan (berprasangka baik) kepada Allah. Sebaliknya, menjauhlah dari orang-orang yang pesimis atau ragu kepada Allah.

Keterlambatan bekerja tanpa uzur syari adalah bentuk pelanggaran kesepakatan. Dalam Islam, seorang muslim wajib memegang teguh janji dan akad kerja yang telah disepakati.

Rasa takut akan azab neraka sering kali membuat seseorang menarik diri dari pergaulan yang tidak bermanfaat. Hal ini wajar, karena pada hari kiamat, semua orang yang saling mencintai di dunia akan menjadi musuh satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.


Aplikasi dalam Kehidupan

  1. Dalam Ujian Kesehatan: Jangan hanya fokus pada pengobatan fisik, tapi perbaiki "kesehatan" tauhid dengan mengenal Allah lebih dalam melalui nama-nama-Nya agar hati tenang (ikhlas).

  2. Dalam Kehidupan Sosial: Pilihlah pasangan hidup, sahabat, dan lingkungan yang bertakwa. Jika tidak, hubungan yang kita bangun dengan biaya, waktu, dan energi besar hanya akan berakhir menjadi permusuhan di akhirat.

  3. Dalam Profesionalisme: Datang tepat waktu bukan sekadar aturan kantor, tapi bagian dari menjaga identitas keimanan dan memenuhi janji kepada Allah.

  4. Optimalisasi Hari Jumat: Perbanyak selawat, membaca Surat Al-Kahfi, dan jangan lewatkan waktu mustajab doa sebelum Magrib [03:06].