Fastrack kematangan

Meta Data Kajian

Catatan Kajian

Sesi Tanya Jawab

Bagaimana mengontrol hati yang sulit ikhlas, suka hasad atas pencapaian orang lain

  1. Hati-hati manusia ada di jemari Allah ﷻ
    1. “Ya! Sesungguhnya hati (para hamba) itu berada diantara dua jari dari jari-jemari Allah, Dia membolak-balikkannya sesuai dengan yang Dia kehendaki!”. [HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan selainnya, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi 2140]. [1]
    2. Perbanyak do'a; “Wahai Sang Pembolak-balik hati, teguhkan hatiku di atas agama-Mu”.
  2. Mendekatkan diri kepada Allah ﷻ
  3. Orang yang hasad adalah yang komplain kepada Allah ﷻ .
    1. Allah ﷻ pemutus yang paling bijak
  4. Mujahadatun Nafs; memerangi jiwa yang menyuruh kepada kejelekan
  5. Yang terlihat belum tentu baik bagi kita
  6. Allah ﷻ menguji dengan apa yang kita inginkan dan yang tidak diinginkan.
  7. Sadari dunia hanya senda gurau dan permainan.

QS. Al:'Ankabut 29:64

وَمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا لَهْوٌ وَّلَعِبٌۗ وَاِنَّ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ

Artinya: "Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui. "

Ayah kurang perform

  1. Bagi suami / calon suami sadari bahwa keputusan menikah adalah untuk memikul beban mengcover kebutuhan pokok istri juga keturunan dan melindungi mereka dari api neraka. Kebutuhan yang lebih penting dari sandang pangan papan.

QS. At:Tahrim 66:6

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. "

  1. Bagi anak, jangan jadikan ini beban karena ini bukan tugas utama anak. Melainkan jadikan sebagai kesempatan untuk belajar kematangan, menanggung beban, memainkan peran sosial. Juga mendapatkan pahala berbakti kepada orang tua. Ada rasa empati tapi relatif lebih ringan. Sehingga banyak hardskill dan softskill yang terlatih.
    1. Bagi anak no hard feeling justru keuntungan, dapet pahala dan dapet proses kematangan.
    2. fastrack kematangan. Hak kita tanggalkan sebagaimana sunnah Nabi ﷺ .
  2. Tetap support ayah karena ayah akan ditanya oleh Allah ﷻ
  3. Agar pola yang sama tidak terulang harus memilih pasangan hidup yang terbaik (setelah taufik dari Allah ﷻ ).

Teman yang Pacaran terjatuh dalam maksiat dan hamil

  1. Bedakan melihat kondisi sebelum dan sesudah. Saat sesudah kejadian teman kita tersebut ada guncangan mental.
    1. Sebagai sahabat hadir untuk mengajak bertaubat dengan taubatan nasuha. Langkah pertama bukan teknis untuk segera dinikahkan (karena takut ada pembicaraan manusia)
    2. Berikan harapan dan motivasi bahwa masih banyak kesempatan, dan yang bisa dikerjakan dan diluruskan
    3. Hadapi dengan jujur kepada Allah ﷻ
    4. Melangkah dengan tuntunan Allah ﷻ dan Nabi ﷺ

  1. Sumber: https://muslim.or.id/31345-10-kiat-istiqamah-3.html ↩︎