Kesabaran dalam mengerjakan ketaatan
Meta Data Kajian
- Pemateri: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc
- Materi: Tadzkiratus Sami Wal Mutakallim
- Sub Materi: Sabar
- Tanggal: 2026-02-14T00:00:00.000+07:00
- Link Kajian: https://www.youtube.com/watch?v=KLvT38mMWro
Catatan Kajian
- Kesabaran dalam mengerjakan ketaatan, terbagi atas 3
- Sebelum ibadah
- Ketika ibadah
- Setelah ibadah, bukan euforia bahkan ujub
- Ilmu kesabaran mungkin mudah dipahami, tetapi pelik untuk dilakukan.
1. Sabar sebelum Ibadah
- Ibnul Qayyim menjelaskan sabar sebelum Ibadah terdiri atas
- Sabar dalam menyiapkan niat kita.
- Menjauhi faktor ria.
- Membualatkan tekad (hazm).
- Ibnul Qayyim, menjelaskan ketiga hal tersebut merupakan bab kesabaran.
- Sabar itu dhiya (cahaya panas) dan nama lain sabar adalah keras (susah). Hakikat sabar yang tidak diketahui banyak orang
- Seperti halnya mempersiapkan shalat fardhu, tidak mungkin meluruskan niat dibarengi dengan cekikikan atau ngobrol sesaat sebelum shalat.
- Pelbagai skill duniawi pun penuh dengan persiapan agar menghasilkan hasil memuaskan. Seperti halnya presentasi, MC, dsb.
- Persiapan fisik pun perlu diperhatikan, apalagi persiapan batin.
Keterangan para ulama tentang Qalbu
Organ ini (hati) disebut Qalbu karena tidak stabil, mudah bolak-ballik. Maka untuk menstabilkannya perlu waktu.
- Evaluasi:
- Apakah puasa kita karena orang lain puasa? bos kita puasa? atau karena Allah ﷻ , karena ingin mengagungkan syiar Ramadhan.