Melatih sabar & Pola Hidup Muslim tidak Normal

Meta Data Kajian

Catatan Kajian

QS. Al:Fatihah 1:5

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

Artinya: "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."

Untuk sabar perlu dua unsur

Dua unsur untuk sabar

  1. Ibnul Qayyim menjelaskan untuk bisa sabar diperlukan ilmu dan amal
  2. Diharuskan untuk melengkapi satu sama lain Support system untuk sabar

Unsur ilmu untuk sabar

  1. Ibnul Qayyim menambahkan adapun sisi teori kita dapat mengetahui manfaat, kenikmatan, dan kesempurnaan dari amalan.
    1. Misalnya terkait perjuangan kajian secara offline yang lebih besar. Nabi ﷺ bersabda, Barangsiapa yang menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah ﷻ mudahkan mudahkan jalannya menuju surga. Keutamaan lainnya malaikat memberikan respect dan ridho kepada kita
    2. Keutamaan Bermajelis
  2. Ilmu melindungi kita dari kesedihan.
    1. Nabi ﷺ bersabda, "Menakjubkan perkara seorang mukmin, seluruh yang dihadapi dan ditakdirkannya selalu baik. Dan ini tidak berlaku selain untuk orang mukmin."
    2. Seringkali kita kurang ilmu dan hakikat suatu peristiwa.
    3. Misalnya kasus orangtua yang kehilangan anaknya yang masih kecil. Begitu diketahui hakikatnya, bahwasanya Nabi ﷺ bersabda Nabi Ibrahim As akan membersamai anaknya di syurga maka insya Allah orang tua tersebut tidak sedih kembali.
    4. Jika tidak ada keutamaan ilmu selain untuk menghindari kesedihan, maka ilmu sangat worth it untuk diperjuangkan.
  3. Dari sisi sebaliknya kita dapat mengetahui kerugian daripada suatu perbuatan dosa.
    1. Jika kita tahu dampak negatif marah yang salah satunya merusak karakteristik anak (dia bisa menyerang orang tuanya), maka kita akan sabar dan tidak marah.
    2. Dan dari sisi anak menyadari ketika durhaka kita ga akan mendapat keberkahan.
    3. Sadari setiap yang Allah ﷻ haramkan itu karena berdampak buruk bagi kita All Surah#araf157. Berbeda dengan manusia, misalnya suami yang melarang istri karena iseng 😂 bahkan walau itu positif.

Unsur setelah ilmu

  1. Ibnul Qayyim setelah ilmu perlu ditambahkan
    1. azima sodiqah; tekad yang kuat
    2. imma 'aliya; cita-cita yang tinggi
    3. nahwah / futuwah; memiliki kehormatan & jiwa ksatria
    4. muru'ah; menjaga diri dari hal haram / tabu di masyarakat
  2. Jika dua unsur itu digabungkan, maka kita bisa mendapatkan kesabaran, dan kesulitan-kesulitan akan ringan, rasa pahit berubah, rasa sakit jadi kelezatan.
  3. Contoh imma'aliya; Nabi ﷺ bersabda mintalah surga firdaus kepada Allah ﷻ
  4. Contoh nahwah, seorang laki-laki punya prinsip tidak bermain tangan kepada perempuan kecuali ia hilang kehormatannya. Kecuali memenuhi kaidah All Surah#QS. An Nisa' 4 34.
  5. Seorang yang tidak tahu dalil pun dengan prinsip menjaga kehormatan banyak kasus bisa sabar, apalagi insyaa Allah seorang yang bisa menggabungkan unsur di atas bisa bersabar.
  6. Kehormatan biasanya terbangun di keluarga, prinsip yang sering diwasiatkan orang tua "Jaga nama baik keluarga" & "jaga kehormatan keluarga".

Sabar itu pertempuran akal sehat dan agama dengan hawa nafsu

  1. Kesabaran itu pergulatan dengan hawa nafsu adalah pergulatan yang intengible
  2. Solusi: Ibnul Qayyim memberikan solusi sangat straigtfoward yaitu perkuat apa yang ingin kita menangkan yaitu akal sehat dan agama lalu perlemah hawa nafsu
  3. Latih dari hal-hal kecil sehingga ketika musibah besar datang lebih terlatih.

Latih agar melemahkan hawa nafsu

  1. Ketika pulang kajian beli bebek goreng hawa nafsu bilang kita untuk nambah, maka kita lemahkan untuk cukup. Adapun jika ingin membantu pedagang beli dan kasih ke orang
  2. Ketika sedekah kita perang batin antara ngasih atau ga ngasih, antara ngasih 50 ribu atau 100 ribu. Maka lemahkan hawa nafsu kita yang selalu ingin mengumpulkan harta dunia.
  3. Teladani kehidupan Nabi ﷺ , manusia paling bersabar, beliau menguatkan kesabaran dalam menjalani kegiatan tiap hari. Ketika tidak ada makanan di dapur Nabi ﷺ berpuasa (hadits Aisyah), tidak menuruti hawa nafsunya untuk mencari jalan singkat mengikuti nafsu nya dengan misalnya meminta ke sahabat lain walaupu beliau bisa.
  4. Ketika kita hilang sendal, lemahkan nafsu untuk melaknat
  5. Ketika suami naroh handuk sembarangan, gausah dimarahin sampe dikontenin, ditahan.
  6. Ketika ada event pre-loved seberapa mudah / lancar kita memilih baju untuk disumbangkan. Kadang malah kita coba dan terlihat keren lalu ga jadi dikasih padahal besoknya pun ga dipake. Inilah pergulatan hawa nafsu.
  7. Ketika bisa sabar di level lemah kita akan terlatih untuk menghadapi sabar di level tinggi
  8. Terbukti kesabaran Nabi Yusuf As bisa sabar di level tinggi ketika digoda oleh istri Al-Aziz karena beliau punya track record sabar sebelumnya.

Manusia selalu butuh kesabaran

  1. Ibnul Qayyim melanjutkan, sabar itu kebutuhan manusia dalam setiap kondisi. Sepanjang pena takdir berjalan manusia harus terus sabar. Ketika ada larangan dijauhi, ketika ada musibah dihadapi, dan ketika mendapat nikmat kita bersyukur.
  2. Ibnul Qayyim melanjutkan, yang dihadapi manusia di dunia adalah salah satu dari ada dua
    1. Dia mendapat apa yang diinginkan
    2. Dia mendapat apa yang tidak diinginkan
    3. Termasuk dalam perintah dan larangan. Misalnya perintah untuk menikah, buka di waktu magrib (All Surah#QS. Al Baqarah 2 187). Dua-duanya butuh kesabaran
  3. Maka banyak pertanyaan yg bisa terjawab
    1. Gw ga bisa sabar buat hal ini! ga bisa sabar itu kebutuhan seperti kita butuh makan
    2. Apakah sabar ada batasnya? ya sabar sampai mati
    3. Kesabaran gw habis, gw harus cerai! ga bisa karena ketika cerai juga harus tetap sabar cerailah dengan sesuai syariat
    4. Gw ga mau sabar lagi? artinya dia harus wafat dulu, pun sakaratul maut pun harus sabar

Iman itu lima nun

  1. Lima kalimat yang akhiran nya nun. Yaitu diringkas : LIMA NUN ;
    1. Al-Yaqinu bil jina n (Diyakini dalam hati)
    2. Alqoulu bil lisa n (Diucapkan dengan lisan)
    3. Al'Amalu bil arka n (Dilakukan dengan perbuatan)
    4. Yazidu bito'atir rohma n (Iman bertambah karena taat kepada arRohman)
    5. Yanqusu bil ishya n (Iman berkurang karena kemaksiyatan)

Sesi Tanya Jawab

Cara main cantik dalam sabar karena merasa panas

  1. Sesuatu itu tumbuh dari kecil dan membesar, kecuali musibah yang ada di hentakan awal.

Hadits sabar pada hentakan awal

Dari Anas bin Malik, beliau berkata,

Rasulallah ﷺ pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan. Lalu beliau Rasulallah ﷺ bersabda, ”Bertakwalah pada Allah ﷻ dan bersabarlah.” Kemudian wanita itu berkata,”Menjauhlah dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibahku dan belum mengetahuinya.” Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu bahwa orang yang berkata tadi adalah Rasulallah ﷺ. Kemudian wanita tersebut mendatangi pintu (rumah) Rasulallah ﷺ . Kemudian dia tidak mendapati seorang yang menghalangi dia masuk pada rumah Rasulallah ﷺ. Kemudian wanita ini berkata,”Aku belum mengenalmu.” Lalu Rasulallah ﷺ bersabda, ”Sesungguhnya kesabaran itu pada hentakan awal musibah.” (HR. Bukhari, no. 1283)

  1. Praktekan ilmu kajian pertemuan ini, Kuatkan sisi iman dan akal sehat kemudian lemahkan nafsu. Sehingga kita kemudian akan terlatih dan berjalan seperti muscle memory
  2. Selau istianah, perbanyak meminta pertolongan kepada Allah ﷻ .
  3. Nafsu itu seperti anak yang menyusui, kalau tidak kita sapih maka ia akan terus menerus menyusui.

Hidup normalnya seorang Muslim tidak normal

  1. Hidup normal bagi seorang Muslim sejati bisa jadi tidak normal menurut standar umum, karena orang yang berhasil akan memiliki pola hidup yang di atas rata-rata. Setiap orang memiliki peluang amal yang berbeda-beda (qasamal a'mal), jadi tidak perlu memaksakan diri sama dengan orang lain, melainkan fokus pada apa yang Allah bukakan untuk kita.

QS. Al:Isra' 17:84

قُلْ كُلٌّ يَّعْمَلُ عَلٰى شَاكِلَتِهٖۗ فَرَبُّكُمْ اَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ اَهْدٰى سَبِيْلًا ࣖ

Artinya: "Katakanlah (Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya."

Istiqamah dalam Keikhlasan:

  1. Untuk menjaga keikhlasan dalam perbaikan diri (self-improvement), penting untuk banyak muhasabah (introspeksi) dan memiliki lingkungan/sahabat yang shalih yang berfungsi sebagai cermin untuk mengingatkan kita dari blind spot atau bias diri sendiri. Manusia itu lemah, dan kita butuh dukungan sahabat agar tidak keluar dari jalan kebenaran.

QS. Al:Kahf 18:28

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَدٰوةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهٗ وَلَا تَعْدُ عَيْنٰكَ عَنْهُمْۚ تُرِيْدُ زِيْنَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۚ وَلَا تُطِعْ مَنْ اَغْفَلْنَا قَلْبَهٗ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ وَكَانَ اَمْرُهٗ فُرُطًا

Artinya: "Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas."