Menghadapi dan berbicara pada orangtua
Meta Data Kajian
- Pemateri: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc
- Materi: Riyadush Shalihin
- Sub Materi: BAB 50 | Al-Khauf (rasa takut kepada Allah)
- Tanggal: 2026-01-10T00:00:00.000+07:00
- Link Kajian: https://www.youtube.com/watch?v=ExpiLAZqogM
Catatan Kajian
Anak menghadapi orang tua sensitif dan mudah menangis menjelang pensiunnya
- Sunan Abu Daud 2166: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir, telah mengabarkan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami 'Atha bin As Saib, dari ayahnya, dari Abdullah bin 'Amr, ia berkata: Terdapat seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: aku datang membai'at engkau untuk berhijrah, dan aku telah meninggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis. Kemudian beliau berkata: "Kembalilah kepada mereka berdua dan buatlah mereka tertawa sebagaimana engkau membuat mereka menangis!"
- Hukum jihad bukan fardhu 'ain
- Apabila hukumnya sunnah atau bukan fardhu 'ain tidak boleh (jihad) kecuali dengan izin orangtua.
- Jika fardhu 'ain tidak disyaratkan restu orangtua (mengikuti syarat dalam fiqih).
- Berlaku jika orangtuanya muslim.
- Intinya bagaimana membuat kedua orangtua tertawa
- Namun tetap membuka pintu nasihat, diskusi, atau brainstorming seperti jika anak memiliki pemikiran yang besar maslahatnya untuk dunia dan akhirat. Tidak semua hal yang diucapkan anak bisa membuat orangtua sedih.
- Seperti halnya kehidupan para sahabat dengan orangtuanya.
- Komunikasi manusia sangat dinamis, ada yang positif (kedua pihak bisa berdamai) dan negatif (bisa sampai perang)
- Jelaskan secara utuh dengan adab dan kesantunan
- Hubungan dengan orangtua tidak kaku
- Kita senang
- Jika sudah berusaha komunikasi tetapi orangtua masih tidak berubah, terus menerus sensitif. Maka
- la yukallifullahu nafsan illa wus'aha
- fattaqullaha mastatho'tum
- #family
Seorang manager yang sering dihujat saat mengambil keputusan penting
- Mentadaburi firman Allah ﷻ kepada Nabi ﷺ , saat Nabi ﷺ mengalami hujatan dan Allah ﷻ mengetahui apa yang dirasakan Nabi ﷺ
- Bertasbih, bersyukur (karena saat dicaci kita mendapat pahala), perbanyak shalat
- Jika penanya benar, maju terus
- Jika yang disampaikan adalah kritik, maka ambilah kebenaran dan jadikan evaluasi
- Sifat dasar manusia memusuhi apa yang mereka ga ngerti
- Di dunia science pun masa awal penemu banyak dihujat
- Konsekuensi (dan ujian) saat Allah ﷻ memberikan ilmu lebih kepada penanya
- Sebagaimana Nabi ﷺ yang visioner menjelaskan apa yang akan terjadi di hari akhir, justru mendapatkan penolakan dari Abu Lahab.
- Maka bermusyawarahlah kepada ahli ilmu dan bertawakkal kepada Allah ﷻ .