Amalan sunnah andalan

Meta Data Kajian

Catatan Kajian

Momen musim haji

Keutaman

Ibadah haji menghilangkan kemiskinan dan dosa

Amalan sunnah andalan

Puasa dan shalatnya lebih sedikit tetapi lebih mulia

أنتم أطول صلاة وأكثر اجتهادا من اصحاب رسول الله، وهم كانوا أفضل منكم. قيل له: بأي شيء؟ قال: إنهم كانوا أزهد في الدنيا، وأرغب في الآخيرة منكم

"(Wahai para tabi'in), kalian lebih panjang shalatnya dan lebih bersungguh-sungguh daripada para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Akan tetapi, mereka lebih utama daripada kalian."

Ada yang bertanya kepada Ibnu Mas'ud, "Apa sebabnya?"

Ibnu Mas'ud menjawab, "Mereka lebih zuhud terhadap dunia dan lebih bersemangat dalam urusan akhirat daripada kalian." Shifatu ash-Shafwah 1/192

Kunci

Abu Bakar menjadi yang pertama karena ketulusan hatinya dan keinginannya untuk orang lain mendapatkan yang terbaik.

Nafsu manusia

  1. Nafsu manusia pada dasarnya selalu mendorong pada kejahatan

QS. Yusuf 12:53

۞ وَمَآ اُبَرِّئُ نَفْسِيْۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌ ۢ بِالسُّوْۤءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: "Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang."

  1. Nafsu bisa menjadi Lawwamah = menyesal/mengeluh kalau terjerumus dosa, tidak maksimal dalam Ibadah

QS. Al:Qiyamah 75:2

وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ

Artinya: "dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri)."

  1. Syahwatun nafs yaitu jiwa yang lapang dan senang memberi. Dari nafsu dasar manusia agar bisa menjadi lawwamah butuh proses; mujahatun nafs
Keterangan

Tidurnya orang yang berilmu dan bijak (bisa menempatkan ilmunya) mampu mengalahkan tidak tidurnya orang bodoh. Tidak puasanya orang berilmu bisa mengalahkan puasanya orang bodoh.

  • Dari ketulusan hatinyalah seorang dinilai oleh Allah ﷻ

Kisah Sahabat Penghuni Surga karena Tak Punya Hasad dan Iri Hati