Amalan sunnah andalan
Meta Data Kajian
- Pemateri: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc
- Materi: Tadzkiratus Sami Wal Mutakallim
- Sub Materi:
=this.tema_kajian - Tanggal: 2026-04-18T00:00:00.000+07:00
- Link Kajian: https://www.youtube.com/watch?v=ZM33K8aBUb4
Catatan Kajian
Momen musim haji
- Menjelang bulan haram Dzulqa'dah, gunakan momen untuk merenungi dan mengingat kembali ibadah haji.
Ibadah haji menghilangkan kemiskinan dan dosa
- Ibadah haji (dan shalat) adalah ibadah yang paling meng-ekspos sisi penghambaan seorang hamba.
- Usahakan berhaji dengan upaya dan potensi kita.
- Barangsiapa yang berjalan di atas rel ia akan sampai ke tujuan.
- Banyak cerita mengharukan orang yang penghasilannya lebih kecil darikita bisa haji.
- Sadari ini bukan ibadah sembarang yang bisa dinanti-nanti,
- Nabi ﷺ bersabda "bersegeralah beribadah haji".
- Nabi ﷺ bersabda "sebaik-baik do'a adalah do'a di Arafah"
Amalan sunnah andalan
- Al-Hafidz ibnu Razab memberi keterangan tentang Dzulqa'dah yaitu kunci kesuksesan para sahabat dan Nabi ﷺ .
- Amalan sunnah yang dikerjakan paling banyak para Nabi ﷺ dan para sahabat di level tertinggi bukanlah puasa sunnah atau shalat malam (walaupun shalat dan puasa mereka sangat banyak dibanding kita) adalah kebersihan hati (dari penyakitnya) dan memperkuat ketergantungan hati kepada Allah ﷻ , zuhud kepada segala sesuatu yang fana.
- Kondisi tiap orang berbeda begitupula amalan sunnah andalannya.
- Tidak semua orang memiliki kemampuan memaksimalkan puasa sunnah
- Ibnu Mas’ud itu jarang-jarang puasa sunnah. Beliau mengatakan:
- إِذَا صُمْتُ ضَعُفْتُ عَنِ الصَّلَاةِ وَأَنَا أَخْتَارُ الصَّلَاةَ عَنِ الصَّوْمِ
- “Jika aku berpuasa sunnah aku tidak bisa memperbanyak sholat sunnah. Padahal aku lebih memilih memperbanyak sholat sunnah dibandingkan puasa sunnah.” (Mukhtasar Minhaj Al-Qashidin hlm 57, al-Maktab al-Islamy)
- Seperti percakapan Abdullah dengan Imam Malik,
- Fatwa dan kuantitas periwayatan Abu Bakar As-Siddiq tidak lebih banyak dibanding sahabat lain padahal beliau adalah orang yang paling alim. Hal ini karena beliau perlu mengelola umat selepas wafatnya Nabi ﷺ .
- Maka bijaklah kita untuk memilih amalan sesuai kemampuan dan apalagi memaksakan standar kita kepada orang lain.
Puasa dan shalatnya lebih sedikit tetapi lebih mulia
- Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu mengatakan,
أنتم أطول صلاة وأكثر اجتهادا من اصحاب رسول الله، وهم كانوا أفضل منكم. قيل له: بأي شيء؟ قال: إنهم كانوا أزهد في الدنيا، وأرغب في الآخيرة منكم
"(Wahai para tabi'in), kalian lebih panjang shalatnya dan lebih bersungguh-sungguh daripada para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Akan tetapi, mereka lebih utama daripada kalian."
Ada yang bertanya kepada Ibnu Mas'ud, "Apa sebabnya?"
Ibnu Mas'ud menjawab, "Mereka lebih zuhud terhadap dunia dan lebih bersemangat dalam urusan akhirat daripada kalian." Shifatu ash-Shafwah 1/192
- Bakar Al-Muzani mengatakan, Abu Bakar tidak pernah mengungguli para sahabat yang lain dengan banyaknya puasa dan shalat sunnah. Namun ada sesuatu yang kokoh dalam diri Abu Bakar, yaitu cintanya kepada Allah ﷻ dan nasehat kepada sesama. Beliau ingin orang lain mendapatkan yang terbaik.
Abu Bakar menjadi yang pertama karena ketulusan hatinya dan keinginannya untuk orang lain mendapatkan yang terbaik.
- Dari Abdullah bin Mas'ud, sesungguhnya Allah ﷻ melihat hati para hamba-hambaNya, dan Allah ﷻ mendapati hati Nabi ﷺ adalah yang paling tulis. Maka Allah ﷻ pilih Nabi ﷺ untuk diri-Nya dan menjadikannya Rasulullah.
- Lalu Allah ﷻ melihat hati setelah Nabi ﷺ dan mendapati hati para sahabat adalah yang paling bersih selanjutnya, sehingga Allah ﷻ menjadikan mereka support system Nabi ﷺ
- Renungi kenapa kita ditakdirkan ada di zaman 1500 tahun setelah Nabi ﷺ .
Nafsu manusia
- Nafsu manusia pada dasarnya selalu mendorong pada kejahatan
- Nafsu bisa menjadi Lawwamah = menyesal/mengeluh kalau terjerumus dosa, tidak maksimal dalam Ibadah
- Syahwatun nafs yaitu jiwa yang lapang dan senang memberi. Dari nafsu dasar manusia agar bisa menjadi lawwamah butuh proses; mujahatun nafs
Tidurnya orang yang berilmu dan bijak (bisa menempatkan ilmunya) mampu mengalahkan tidak tidurnya orang bodoh. Tidak puasanya orang berilmu bisa mengalahkan puasanya orang bodoh.
- Dari ketulusan hatinyalah seorang dinilai oleh Allah ﷻ
Kisah Sahabat Penghuni Surga karena Tak Punya Hasad dan Iri Hati
- Abdullah bin Amr menginap 3 hari untuk mengamati seorang lelaki yang disebut Rasulullah sebagai penghuni surga
- Ia tidak menemukan amalan besar yang menonjol dari lelaki tersebut
- Rahasianya: lelaki itu tidak memiliki iri (hasad) atau dengki terhadap sesama muslim
- Abdullah bin Amr menyimpulkan bahwa menjaga hati adalah amalan yang berat namun bernilai tinggi
- Pelajaran utama: surga tidak hanya dicapai dengan amal lahir, tetapi juga kebersihan hati
- Orang terbaik di kalangan sahabat adalah yang paling bersih hatinya dan paling sedikit ghibah
- Amal sedikit bisa bernilai besar jika hati bersih
- Hasad yang dibolehkan hanya dalam dua hal:
- kepada orang yang menggunakan hartanya di jalan benar
- kepada orang yang berilmu dan mengamalkannya serta mengajarkannya
- Inti hikmah: jauhi penyakit hati seperti hasad, iri, dengki, ujub, dan riya untuk mencapai derajat tinggi di sisi Allah