Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhu Dari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,
لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح .
"Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")
Melalaikan waktu adalah sumber dari semua kelalaian.
Jika seorang bisa menggunakan waktunya dengan baik tidak ada perkataan "Gw kosong nih hari ini, atau besok", melainkan dinamis mengatur skala prioritas
Waktunya orang berhasil dan tidak berhasil adalah 24 jam sehari, yang membedakan setelah taufik Allah ﷻ adalah bagaimana memanfaatkan 24 jam tersebut dan keyakinan atas waktu tersebut yang akan dipertanggungjawabkan (implementasi hadits di atas)